Nah setelah teman-teman baca Part I nya, saya mau bagi-bagi resah gelisah saat berburu tiket. Biasanya saya berburu tiket tidak sendiri. Kami membentuk Time Pemburu Tiket Murah. Hahaha... serius. Kami membagi tugas menjadi:
1. pencari tanggal dengan tiket maskapai termurah,
2. pembooking. dia yang melakukan reservasi hingga tahap kode booking keluar
3. pentransfer. nah...yang ini kebagian tugas mencari ATM pinjaman agar bisa transfer sebelum masa booking expired (biasanya 2 jam). Kalau ngga ada ATM, kartu kredit pun jadi.
Proses seperti ini sudah kami jalankan untuk lima penerbangan sampai Maret 2016. Banyak teman yang kami bawa karena kami serius bertraveling :p maka kami membuat EduTrip; sebuah grup perjalanan yang menyelenggarakan perjalanan sarat dengan pembelajaran. Apa bedanya dengan studi wisata? Yang jelas kalau studi wisata ya muatan wisatanya lebih banyak sedangkan EduTrip muatan educative nya yang dominan ;) Ah...rasanya berlelah-lelah dan berstress ria pada saat berburu tiket menjadi terbayar ketika kita berhasil! Sujud syukur kontan saat itu juga.
Singkat cerita kami diajarkan banyak hal oleh Allah SWT melalui proses perencanaan perjalanan ini. Kami diajarkan sabar hingga masa promo berakhir, tiket harus segera terbeli. Kami putar otak hingga bisa segera memindahkan tiket ke tangan kita dan teman2 traveler dalam grup kita. Seru kan?
Saya dan teman-teman mencoba untuk berhubungan dengan orang lokal di negara yang belum pernah dikunjungi. Bangkok. Wah...agak tidak mungkin ya? Hehe...alhamdulillah baca buku yang ditulis oleh para mahasiswanya Prof Rhenald Kasali saya mendapat inspirasi: COUCHSURFING!
Saya mencoba menghubungi beberapa member situs tersebut dan alhamdulillah dapat respon yang sangat menyenangkan. Kami dapat bermalam selama 3 hari di rumah seorang muslimah di Bangkok. Kami bisa berinteraksi dengan penduduk lokal...inshaAllah.
Hm sebenarnya, keuntungan mendapatkan couch gratis bukanlah tujuan utama kami. Tapi, berkesempatan belajar langsung dari masyarakat setempat adalah hal luar biasa yang tidak bisa kita dapatkan dengan menginap di hostel atau hotel yang tentu berbayar.
Ohya satu yang mau saya share lagi. Kalau kita mau melakukan perjalanan yang murah sekaligus 2 negara...pilihlah AirAsia atau JetStar. kenapa? AirAsia yang dilahirkan di Malaysia dan JetStar yang dimiliki oleh Singapore biasanya menjalankan penerbangan yang onestop. Mereka singgah dulu di Kuala Lumpur atau Singapore. Seperti dari Jakarta ke Hongkok, dengan AirAsia...kita bisa mampir Kuala Lumpur tanpa biaya tambahan. Pilihlah masa transit yang panjang agar kita bisa menyempatkan diri untuk keliling-keliling sekitar KLIA2. Jika dengan JetStar ke Kuala Lumpur , kita akan diajak mampir ke Singapore dulu. For free dan lumayan murah dibanding dengan dua tiket ke dua negara itu. Hm...senangnya <3
Cekidot screenshot berikut ini ;) Murce kan ciiiin...
Portfolio sederhana dari pemikiran yang terserak, langkah dan cita-cita, celoteh ngalor ngidul, juga kumpulan gambar. Ingin berbuat dan merekam lebih banyak, namun sementara ini dulu. Semoga bermanfaat.
Showing posts with label AirAsia. Show all posts
Showing posts with label AirAsia. Show all posts
Thursday, September 17, 2015
Tips Berburu Tiket Murah AirAsia Story, Part I
Berikut tips yang semoga bermanfaat untuk kita semua yang mencari tiket murah:
1. Pasang aplikasi di android khusus maskapai yang sering memberi diskon tiket. Biasanya AA memberi notiofikasi yang jika diklik akan menampilkan informasi seperti berikut. Pernah suatu saat saya mendapat tiket 328,000 pulang pergi. Alhamdulillah rejeki anak shaleh :p
2. Gunakan Traveloka atau mesin pencari tiket murah lain untuk mendapat gambaran tanggal berapa bulan apa saja diskon keluar dengan harga termurah. Setelah itu klik di tanggal yang kita sasar.
3. Perhatikan maskapai mana yang mengeluarkan angka terendah untuk tiket pada tanggal tersebut.
4. Bukalah web langsung maskapai yang memberi promo tiket.
5. Bookinglah di waktu yang sesuai dengan kebutuhan kita. Perkiraan check in penerbangan internasional biasanya 3 jam sebelum pemberangkatan. Jadi, cepat putuskan sebelum kuota seat habis :D
6. Biasanya, jika loading maskapai tinggi disebabkan pemesan tiket yang berlomba di waktu-waktu premium... maka saya sarankan bersabarlah. AirAsia menyediakan waiting room untuk mengulur waktu. Santai saja sambil berdoa agar tidak kehabisan ;)
7. Jika sudah selesai reservasi biasanya dapat pilihan untuk membayar melalui kartu kredit, ATM, atau Indomart. Saya sih sarankan teman-teman untuk transfer via ATM. Keuntungannya, biaya transfer lebih murah dan masih ada waktu 2 jam untuk menuntaskan pembayaran. Masih sempatlah pinjam-pinjam ATM teman :p
Tapi sebelumnya dihitung (dikalkulasikan) dulu dengan matang.
Jika dikalkulasikan pemesanan tiket jumlah total yang harus dibayarkan lebih dari 5 juta, maka kita harus pakai ATM yang limitnya lebih dari 5 juta (nah...ini penting). Strateginya adalah, buat menjadi dua kali atau lebih bookingnya. Tentu dengan ATM berbeda tiap transaksi.
Ingat ya, maksimal satu kode booking adalah 9 orang.
Selain murah, biasanya AirAsia ada promo AirAsia Go. Nah, di sini selain kita dapat tiket promo, ada juga penawaran penginapan dengan biaya menginap yang juga didiskon. Bisa juga kita bikin kartu CIMB Niaga AirAsia BIG Card. Kartu kredit ini jika digunakan untuk beli tiket dan membayar penginapan yang menjadi rekanan AirAsia (dulu namanya Hotel Tune, tapi beberapa di antaranya berubah menjadi Red Planet Hotel) maka kita akan mendapatkan point yang bisa ditukarkan dengan seat pesawat. Enaknyoooo...mau dong :p
Intinya berburu tiket murah tidak butuh keberuntungan. Kita hanya perlu gesit dan yakin akan mendapatkan kesempatan menikmati potongan harganya. Sebagai muslim, tambahkan usaha kita untuk mencari tiket murah dengan banyak berdoa.
Kalau pun kita melihat seat diskon sudah habis jangan putus asa ya. Selama masa promo masih ada, kita masih bisa dapatkan diskon tersebut kok. Kenapa? Seat yang sudah dibooking itu belum tentu jadi dibayar kok. Beberapa pemburu tiket lainnya hanya me-hold tiket-tiket tersebut sambil mengulur waktu. jadi jangan heran kalau 2 jam kemudia seat yang tadinya 0 menjadi 5 atau 8 atau available lagi.
Yuk ah, semangat! Kita berburu tiket dan keliling dunia ;) Kita lanjutkan ke Part II-nya
Subscribe to:
Posts (Atom)








