Showing posts with label internet. Show all posts
Showing posts with label internet. Show all posts

Sunday, October 27, 2013

Belajar Jarak Jauh dengan Skype

Ada ide menarik yang coba saya kembangkan di tengah kesibukan mengembangkan beberapa model kegiatan lain. Yes, Woman Behind The Tank :p
Sebagai pengguna Skype, saya melihat peluang yang cukup baik dalam mengembangkan pendidikan jarak jauh bagi anak-anak yang menolak datang ke sekolah (School Refusal)  atau berhalangan tetap. Bukan hal baru memang, karena layanan ini sudah digunakan oleh masyarakat di Luar Negeri untuk meningkatkan pengalaman belajar mereka. Seperti halnya yang dilakukan oleh Mr. Solarz' di kelasnya. Hal ini juga sudah diterapkan secara sederhana oleh Komunitas Belajar di Qaryah Thayyibah, Salatiga.

Menggunakan Internet untuk berkomunikasi dengan dunia luar.
Sumber: http://hardivizon.com/2008/09/20/ramadhan-di-q-tha/
Sebenarnya tidak usah "ngeri" untuk menggunakan "layanan chating" untuk beljar. Pemegang kendalipenuh adalah guru. Juga ada misi yang kita tanamkan hingga kegiatan mengasyikan itu tetap bermkna dalam membangun pengalaman belajarnya. Lihatlah bagaimana murid di kaki gunung seperti Qaryah Thayibah bisa lebih "menginternasional" dan visioner tinimbang anak-anak di SMP reguler kisaran tengah kota dan agak ke pinggir sedikit.

Yuk, kita intip https://education.skype.com/ sebagai link yang biasa digunakan untuk model pembelajaran yang satu ini. Tertarik? Yuk, kita kembangkan bersama ;)

Pembelajaran Jarak Jauh sebagai Solusi School Refusal

Menolak mengikuti pembelajaran di sekolah rupanya menjadi sebuah gejala yang memprihatinkan. Beberapa hari lalu di sebuah meeting point, saya mendapat informasi bahwa School Refusal dilakukan oleh beberapa siswa kelas 5 dari wilayah tinggal yang sama. Kecurigaan saya muncul dengan beberapa kesamaan identitas ini. Berbagai pertanyaan hadir berkenaan tentang penyebab School Refusal ini.

Terpenting adalah, apakah sekolah kini menjadi tempat yang menimbulkan trauma sebegitu dalam pada diri anak? Apakah yang terjadi setelah ia benar-benar menolak bersekolah? Dapatkah orang tua memberikan solusi konkrit agar anak-anak ini dapat tetap memperoleh pendidikan yang dapat digunakannya dalam kehidupan?

Saya pikir, pihak sekolah dan orang tua harus sama-sama menyelesaikannya. Mungkin dengan memberikan penawaran dengan sistem Pembelajaran Jarak Jauh, masalah ini bisa tertangani.
Saya mencoba mengembangkan model pendidikan yang mirip-mirip Home Schooling. Tentu dengan jadwal School and Home Visit yang disepakati sebagai bentuk kwtwerlibatan anak dengan lingkungan juga timbal balik dengan pihak pendidik (jika tidak terkendala jarak).
  1. Assessment kondisi anak dengan psikolog yang kami rekomendasikan.
  2. Membincangkan hasil assessment dan ajuan program pembelajaran bagi Ananda
  3. Melakukan MoU (Memorandum of Understanding)
  4. Menjalankan program pembelajaran
  5. Evaluasi program
  6. Membincangkan Rencana Tindak Lanjut
  7. Menjalankan Rencana Tindak Lanjut (RTL)
Hide and Seek is Like Treasure Hunt. Very exiting time to blow up spirit to learn.
Jadi, apa salahnya kita mencoba model belajar seperti ini. Alhamdulillah saya berhasil menyembuhkan School Phobia yang terjadi pada dua buah hati. Mudah saja, buat sekolah yang sesuai dengan kriteria "menyenangkan" dalam benak sederhana kanak-kanak. Keduanya saat ini sangat menikmati proses belajar di Sekolah Alam Jingga. Bagaimana dengan Anda?

catatan: yuk, kita buat pembelajaran jarak jauh menggunakan Skype. Klik di sini untuk info lebih lanjut.

Thursday, June 13, 2013

Melek Internet: Satu Murid Satu Blog

Bismillah
Insyaallah Jingga akan membuat program Satu Murid Satu Blog. Tentu sebelumnya sekolah ybs. harus punya blog. Nah, kalau sekolah punya blog... otomatis sebelum muridnya punya blog, gurunya juga musti punya.

Internet harus dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk hal yang positif. Oke, ini dia keuntungan kita menyelenggarakan pelatihan tersebut:

Keuntungan untuk siswa:
1. Menghindari dari kecanduan game online
2. Menumbuhkan minat  menulis dan mengeksplorasi ide
3. Menumbuhkan minat  bereksplorasi pada dunia Teknologi dan Informasi
4. Memacu kreatifitas dan mengasah bakat
5. Memperoleh kesadaran tinggi sebagai bagian dari masyarakat global
6. Memperluas wawasan dan koneksi internasional
7. Meningkatkan minat belajar dan eksplorasi hal-hal baru
8. Menumbuhkan kepercayaan diri
9. Menumbuhkan taggung jawab sebagai pelajar
10. Menumbuhkan rasa memiliki dan tanggung jawab terhadap almamater
11. Merekam kenangan selama sekolah yang bisa diakses kapan pun dan di mana pun
dll...

Keuntungan bagi guru:
1. Memudahkan pengajaran TIK
2. Memudahkan pembelajaran jarak jauh
3. Sebagai database soal-soal yang bisa diakses secara online
4. Mengasah kreatifitas dan semangat mengajar
5. Memperluas jaringan dan menumbuhkan ide-ide baru dalam pembelajaran
6. Menjadi portfolio catatan profesional sebagai guru
7. Sebagai nilai tambah bagi kualitas keguruannya
8. Menjadikan profesi mengajar sebagai label yang menyenangkan
9. Mendekatkan pada jaringan guru internasional sehingga memacu prestasi diri

Keuntungan bagi Sekolah:
1. Meningkatkan ranking kualitas lembaga
2. Menumbuhkan keyakinan masyarakat terhadap lembaga
3. Memperluas koneksi dan memacu lembaga untuk meningkatkan kualitas
4. Memudahkan publikasi lembaga
5. Sebagai alat untuk mendatangkan "income" tambahan
6. Sebagai identitas membanggakan bagi lembaga dan semua civitas

Materi yang akan dipelajari:
1. Materi dasar menulis efektif
2. SEO dengan Blog, Youtube, Linkedin, dan Fanpage FB
3. Mengembangkan Blog menjadi media pembelajaran
4. Optimasi widget untuk Blog
5. Membuat jaringan komunikasi berbasis Blog

Penasaran? Hubungi kami untuk info lebih lanjut. Klik di sini saja ;)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...