Tuesday, September 30, 2014

PAUD dan Daycare Little Oren: Sebuah Mimpi

Mimpi kami adalah menyelenggarakan daycare dengan pola pendidikan PAUD. Awalnya kami nakana Little Jingga tapi sekarang menjadi Little Oren. Semoga tidak berubah lagi ya ;) hehe... Selamat membaca dan jangan lupa mendoakan kai ya...

Pendahuluan
Usia dini adalah masa yang penting, karena pengalaman yang dialami anak pada masa awal pertumbuhan dan perkembangannya akan berdampak pada kehidupannya di masa yang akan datang. Awal kehidupan anak merupakan masa yang paling tepat dalam memberikan dorongan atau upaya pengembangkan agar anak dapat berkembang secara optimal.  Oleh karena itu pada masa usia dini perlu dilakukan upaya pendidikan yang meliputi program stimulasi, bimbingan, pengasuhan, dan kegiatan pembelajaran untuk mengembangkan berbagai potensi melalui lembaga pengembangan kurikulum.

Ruang lingkup kerangka pengembangan kurikulum pendidikan anak usia dini juga meliputi kegiatan Non Formal, yaitu :
a. Taman Penitipan Anak
TPA adalah salah satu bentuk PAUD ini jalur pendidikan non formal yang menyelenggarakan program pendidikan sekaligus pengasuhan dan kesejahteraan anak sejak usia 6 bulan sampai dengan usia 6 tahun.
b. Kelompok Bermain
Kelompok bermain adalah salah satu bentuk PAUD jalur pendidikan nonformal yang menyelenggarakan program pendidikan bagi anak usia 2 sampai 6 tahun
c. Satuan PAUD Sejenis/SPS
Satuan PAUD Sejenis adalah salah satu bentuk PAUD jalur pendidikan non formal selainTPA dan KB.

Bermain bagi anak usia dini adalah belajar yang dilakukan berulang-ulang dan menimbulkan kesenangan/ kepuasan bagi diri anak. Adapun manfaat bermain, antara lain:
• Memberikan kesempatan untuk mencoba hal baru melalui eksplorasi dan penemuan dalam belajar melalui bermain.
• Mengaplikasikan kenyataan dalam representasi simbolis
• Memberikan kesempatan untuk memecahkan masalah
• Mengembangkan rasa egosentris ke rasa sosial
• Belajar bekerjasama dengan teman sebaya atau anak lain melalui bermain kooperatif.
• Mengembangkan kreativitas

Melalui upaya ini anak akan memperoleh sejumlah pengalaman belajar secara langsung (real learning), bermakna (meaningfull) dan konstruktif. Oleh karena itu, Sekolah Alam Jingga memandang perlunya dibuat sekolah untuk anak usia dini yang selanjutnya akan kami sebut Little Jingga Preschool and Daycare.

Ide dasarnya adalah pendidikan pada anak dilakukan dengan mengajak anak dalam suasana sesungguhnya melalui belajar pada lingkungan alam sekitar yang nyata. Bentuk pengajaran ini dilakukan sebagai upaya menentang bentuk pengajaran yang cenderung intelektualisme dan verbalistik. Melalui bentuk pengajaran ini akan tumbuh keaktifan anak dalam mengamati, menyelediki serta mempelajari lingkungan. Kondisi lingkungan yang sesungguhnya juga akan menarik perhatian spontan anak sehingga anak memiliki pemahaman dan kekayaan pengetahuan yang bersumber dari lingkungannya
sendiri. Bahan-bahan pengajaran yang ada pada lingkungan sekitar anak akan mudah
diingat, dilihat, dan dipraktikan sehingga kegiatan pengajaran menjadi berfungsi secara
praktis.

Dasar Filosofis
Filosofis dasar Little Jingga yang pertama adalah pandangan bahwa kegiatan pendidikan (sekolah atau kurikulum) harus dapat membantu anak mengembangkan berbagai potensi perkembangan yang dipergunakan untuk beradaptasi secara kreatif dengan lingkungan alam.

Filosofis pendidikan berikutnya adalah bahwa kegiatan pembelajaran yang berbasis pada
lingkungan alam akan membantu menumbuhkan otoaktivitas atau Autoactivity (aktivitas
yang tumbuh dari dalam diri) anak sehingga dimungkinkan terjadi proses active learning
(belajar secara aktif).

Filosofis ketiga dalam pembelajaran berbasis alam adalah pandangan bahwa lingkungan
alam akan memberikan sejumlah pengalaman belajar langsung (real learning) dan/atau
pembelajaran secara nyata (real instructions).

Filosofis keempat, konsep pembelajaran berbasis alam akan memberikan suasana atau
kesempatan pada anak untuk mengembangkan kepekaan, kepedulian atau sensitivitas
terhadap berbagai kondisi lingkungan alam.

Filosofis kelima, konsep pembelajaran berbasis alam akan membantu anak memperoleh
proses dan hasil belajar yang bermakna (meaningfull learning) serta pembelajaran yang
fungsional praktis (practical and functional intruction).

Pendekatan dalam Pembelajaran
Beberapa pendekatan yang dapat dijadikan rujukan dalam pembelajaran di Little Jingga
dapat diuraikan secara singkat sebagai berikut :

1. Pendekatan Pedosentris (Paedos berarti kesanggupan atau kemampuan anak, sentries
artinya berpusat) sering dikenal dengan learner centered yakni cara memandang
kegiatan pembelajaran yang bertumpu atau bertitik tolak dari kesanggupan atau
kemampuan anak sebagai individu yang belajar. Bahan atau materi pembelajaran dapat diperoleh anak dari sumber belajar yang ada di lingkungan sekitar.
2. Pendekatan Child Centered meyakini bahwa murid atau anak memiliki kemampuan
sendiri melalui berbagai aktivitas dalam mencari, menemukan, menyimpulkan serta
mengkomunikasikan sendiri berbagai pengetahuan, keterampilan dan nilai-nilai.
3. Pendekatan Discovery (penemuan) dikenal juga dengan istilah pendekatan penemuan. Pendekatan ini mempunyai cara pandang yang memusatkan kegiatan pembelajaran pada upaya atau aktivitas anak didik untuk menemukan sendiri berbagai aspek pengetahuan,
keterampilan dan nilai-nilai melalui berbagai pengalaman yang dirancang dan diciptakan guru.
4. Pendekatan Proses dalam pembelajaran berbasis alam mengisyaratkan bahwa kegiatan
pembelajaran lebih mengedepankan pentingnya proses belajar sebagai proses pemerolehan berbagai ragam pengetahuan, nilai-nilai dan keterampilan oleh anak sendiri.
5. Pendekatan Kongkrit merupakan cara pandang dalam proses pembelajaran yang lebih
mengupayakan pelaksanaan kegiatan pembelajaran dengan proses yang kongkrit.
Melalui pendekatan ini, proses pembelajaran akan diupayakan sedemikian rupa
sehingga menjadi suatu yang kongkrit bagi anak, terutama menjadi hidup dalam
kehidupan sehari-hari.
6. Pendekatan Tematik merupakan suatu cara pandang dalam menyelenggarakan
pembelajaran yang menggunakan berbagai konteks dalam kehidupan anak sehari-hari.
Konteks itu sendiri terdiri dari benda, peristiwa, keadaan atau pengalaman yang berada
dalam kehidupan sehari-hari dan mungkin dialami oleh anak pada suatu waktu.

Metode Pembelajaran
Metode yang digunakan dalam pembelajaran berbasis alam di Little Jingga adalah:
1. Circle Time adalah salah satu metode belajar yang dapat digunakan dengan membuat formasi setengah lingkaran dimana guru dengan anak dapat berinteraksi secara langsung.
2. Metode proyek merupakan salah satu bentuk pembelajaran yang menghadapkan anak
     pada persoalan sehari-hari yang ada dan harus dipecahkan baik secara individu
     maupun berkelompok.
3. Metode penemuan terbimbing lebih menekankan pada pengalaman belajar agar anak
     dapat menghasilkan pemecahan khusus, agar anak mampu menghubungkan dan
     membangun konsep melalui interaksi dengan orang lain dan objek.
4. Metode diskusi yaitu menunjukan interaksi timbal balik antara guru dan anak, guru
     berbicara kepada anak berbicara pada guru, dan anak berbicara dengan anak yang
     lainnya.
5. Metode demonstrasi melibatkan satu orang anak untuk menunjukan kepada anak yang
     lain bagaimana bekerjanya sesuatu dan bagaimana tugas-tugas itu dilaksanakan. Guru
     menggunakan metoda demonstrasi untuk menggambarkan sesuatu yang akan
     dilakukan oleh anak.
6. Belajar kooperatif (Cooveratif learning) dapat diartikan anak-anak bekerjasama dalam
     kelompok kecil setiap anak dapat berpartisipasi dalam tugas-tgas bersama yang telah
     ditentukan dengan jelas tidak terus menerus dan diarahkan oleh guru melalui belajar
     kooperatif melibatkan anak untuk berbagi tanggung jawab
7. Metode eksploratori, metoda ini memungkinkan anak mengembangkan penyelidikan
     langsung yang berjalan dengan langkah-langkah sendiri, membuat keputusan apa yang
     telah dilakukan, bagaimana melakukannya dan kapan melakukannya melalui prakarsa
     sendiri anak meneliti orang, tempat, objek, peristiwa, sehingga anak dapat membangun
     pengetahuannya sendiri.
8. Metode problem solving (pemecahan masalah)
     Pemecahan masalah merupakan suatu metoda yang memberi kesempatan kepada anak
     untuk memecahkan masalah sederhana melalui kegiatan merencanakan, meramalkan,
     membuat keputusan, mengamati hasil tindakannya.
9. Museum Anak (Child Museum)
     Museum anak yang dimaksud di sini adalah kegiatan yang dilakukan anak melalui
     kegiatan pengumpulan benda-benda yang ada di lingkungan sekitarnya dan memamerkannya.

Berdasarkan hal-hal yang telah dipaparkan, Little Jingga melakukan proses pembelajaran berbasis alam dengan memperhatikan sejumlah prinsip yang mendasarinya. Prinsip-prinsip yang dimaksud di antaranya adalah :
1. Berpusat pada perkembangan anak dan optimalisasi perkembangan
2. Membangun kemandirian anak
3. Belajar dari lingkungan alam sekitar
4. Belajar dan bermain dari lingkungan sekitar
5. Memanfaatkan sumber belajar yang mudah dan murah
6. Pembelajaran menggunakan pendekatan tematik
7. Membangun kebiasaan berpikir ilmiah sejak usia dini
8. Pembelajaran inspiratif, menarik, kreatif dan inovatif
9. Memberikan ruang bagi anak untuk belajar secara aktif (active learning).

Sekolah Alam Jingga Tingkat Menengah menggunakan Kurikulum Nasional dan kekhasan Jingga, yaitu menekankan pada 5 Konsep Dasar:
1. Akhlak & Leadership
2. Bisnis & Lifeskills
3. Seni & Kreatifitas
4. Lingkungan & Konservasi
5. Logika & Pengetahuan



Menemukan Bakat dan Minat melalui Banyak Kegiatan

iseng-iseng kopi paste isi email. semoga bermanfaat.

Tanya:
Mau tny dgn yg prnh ibu bilAng,tp sy msh blm pahAm,mohon dijelaskan detailnya ya..mengenai Menemukan bakat dengan memperbanyak aktifitas yg menggunakan potensi diri mereka secara optimal.Dari kegiatan2 itu kita bs lihat dan anak2 pun menilai kegiatan apa yg dia sukai. Lalu kita bantu dengan pemetaan.Kegiatannya studium general tapi anak2 mengembangkan kreasinya pd project.

Trus secara sy sdg mengelola PAUD n TK,sy minta saran n masukan dr bu febi.dgn aq ajukan pertanyaan:jikA bu febi sAat ini mengelolA PAUD n TK,akAn seperti apakah,dan akan dibentuk seperti apakah?Agar pAud yg ibu kelolA ini berhasil memetakan n mengembangkan bakat msg2 anak?apakAh tiap anak kitA mengjarkan berbeda2 sesuai dgn keinginan mrk atau bgmn??

Jawab:
Bismillah

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Bu Rohmah yang baik, pada pertanyaan pertama saya mencoba menjawab dengan menjelaskan maksud memperbanyak aktifitas. Seperti yang sudah kita dengarkan dari Abah Rama, terkadang ada anak yang mahir pada suatu keterampilan namun tidak enjoy ketika melakukannya maka keterampilan itu adalah lifeskill yang dikuasai namun bukanlah bakat atau minat dirinya.
Contoh, sebut saja anak ini bernama Farrel. Di jingga yang menggunakan pembelajaran berbasis project, dia terlihat mampu mengerjakan barang kerajinan dari barang bekas. Hasilnya bagus, rapi, dan dikerjakan dalam waktu yang cepat. Namun, Farrel tidak menikmati proses belajar tersebut. Dia lebih senang mengajarkan teman-temannya membuat barang kerajinan, membantu mereka dengan ide-ide kreatif, memotifasi kawan-kawannya untuk menghasilkan produk dengan kualitas yang lebih baik dari miliknya. Dari sinilah kita bisa melihat, bahwa farrel tidak berminat untuk mengembangkan kemampuannya dalam menghasilkan barang kerajinan. Farrel lebih menyukai kegiatan yang langsung bersentuhan dengan orang lain terkait jasa pelayanan, pembimbingan, dan motivasi. Farell lebih berbakat menjadi guru, motivator, atau pun manager.

Di kelas lain, ada anak bernama Anin. Dia senang membuat percobaan pupuk cair untuk tanaman. Dia senang ketika tanaman yang menggunakan pupuknya tumbuh subur, ia merawatnya, dan akhirnya merencanakan penjualan hasil panen tanaman organiknya secara online. Jelas di sini terlihat bakat dan minat Anin.

Baik Farrel maupun Anin melakukan banyak aktifitas untuk mempertajam penilaian kita akan bakat dna minat anak. Anin membuat barang kerajinan dari barang bekas dan Farrel pun ikut membuat percobaan pembuatan pupuk cair. Namun, Anin tak mengembangkan dirinya dalam hal seni dan kreatifitas sementara Farrel mengembangkan namun pada aspek hubungan sosial. Keduanya terlibat dlaam proses yang sama, namun dalam pengamatan kita dapat menemukan tanda ke arah mana bakat keduanya akan berkembang.

Lantas, mengapa harus banyak aktifitas? Mengapa tak kita tajamkan saja di bagian yang menonjol? Sebagai guru, kita sebaiknya memberikan kesempatan anak untuk berkembang secara optimal. Banyak aktifitas yang sepertinya tidak disenangi anak tapi ada sisi-sisi yang dapat dikembangkan seperti kondisi yang Farrel hadapi. Alasan kedua, ada keterampilan dasar yang harus dimiliki anak seperti kemampuan bersosialisai, matematika dasar, kemampuan berkomunikasi, pengetahuan keislaman dan pemahaman aqidah juga pelaksanaan ibadah yang sesuai sunnah. Sekali pun mereka tidak enjoy, kegiatan ini harus diikuti semua siswa dan tugas gurulah untuk membantu anak menginternalisasi nilai dan berlatih untuk menguasai keterampilan-keterampilan dasar tersebut.
Apa saja jenis kegiatannya? Di Jingga untuk level Sekolah Menengah menggunakan Project Based Learning (PBL). Dengan menggunakan metode ini, siswa akan mengalami banyak hal dan mengikuti banyak kegiatan. Topik Sentral diubah menjadi Subject dengan fokus pada 5 hal yaitu: Akhlak dan Leadership, Logika dan Pengetahuan, Seni dan Kreatifitas, Bisnis dan Lifeskill, Lingkungan dan Konservasi.

Soal PAUD dan TK

Benar sekali Bu. Kami di Jingga merencanakan akan membuat PAUD dan TK. inshaAllah namanya adalah Little Oren. Hampir sama dengan ide di atas, anak-anak kita libatkan pada berbagai aktifitas namun disesuaikan dengan level perkembangan usianya. Tak muluk-muluk yang ditargetkan. Berharap kegiatan yang beragam ini menjadi bekal pemilihan dan pemetaan bakat anak. Caranya hanya dengan menggunakan metode bermain, tak lebih. Posisi pengelola adalah sahabat keluarga. Sehingga hubungan yang dijalin bisa selaras. Komunikasikan kondisi anak dan dengar harapan orang tua terhadapnya. Selenggarakan seminar-seminar kecil bersama orang tua agar jalannya pendidikan bisa terwujud dalam visi dan misi yang harmoni.

Sunday, July 13, 2014

Pray, Love, and Eat ;)

Day #6
judulnya nggak banget ya? hehehehe.... secara judulnya memang dibuat sebagai resume dari pengalamanku selama sakit Hzo (herpes zoster). luar biasa ternyata kalau engga kuat-kuat bisa mengakibatkan kejangdan depresi. yang tertarik silakan baca di Wikipedia.

Pray. doa. jika bukan karena aku didoakan dan aku pun berdoa pada Allah, mungkin kesembuhan tidak akan segera sampai di fase ini. Pray. sesungguhnya kita bukanlah siapa-siapa. tempat bergantung hanyalah pada Tuhan Yang Satu. benar-benar dzikir yang panjang membantuku berpikir jernih. semua hal yang kutahu tentang cobaan, kasih sayang Allah, tentang sakit, tentang proses herba dalam tubuh, semua merefresh otakku. benarlah... bekal terbaik dalam hidup adalah ilmu dan iman. tanpa keduanya kita akan jadi zombi. hidup sebagai budak zaman.

Love. cinta. walau kumengurung diri di kamar 4x4 meter persegi ini (kira-kira ya :p) aku bisa merasakan cinta yang sngat kuat. gelombangnya masuk melalui suamiku yang mengusap kepala, menatap mataku dalam-dalam, menghapus air mata, mengingatkan untuk berdzikir, membuatkanku herba yang dikoloidal, mengusapkan salep, mendengarkanku berceloteh tentang frustasiku menghadapi rasa sakit yang menghebat, dan menyuapi makan dan minum. Allahu Akbar! hanya jannah untukmu, suamiku.
cinta kedua, dari semua orang. dari keluarga yang memintaku ke dokter walau kubilang aku cukup pakai herba saja. yang menanyakan bagaimana rasanya sekarang, yang terlihat iba ketika kumerintih sakit keluar kamar untuk pee, yang ikut menjaga anak2ku. mama dan inong (adikku) yang menjenguk ke kama, walau kubilang jangan lama2, nanti menular. atau kakak yang memberiku Krim Butbut untuk meredakan nyeri kala demam menusuk menjadi variasi nyeri yang kurasa.
juga cinta yang menyeruak melalui komen2 di facebook, di whatsapp, di telepon... Allahu. inilah bukt cinta itu. bukti Allah Maha Pecinta dan menghimpunkan cinta untukku agar segera bisa menjalankan kewajibanku yang tertunda di luar sana.

Eat. makan. ya, aku harus makan walau sedikit. aku punya kebiasaan untuk bicara pada diri sendiri. aku bilang "ayo, makan. makanan ini enak, makan biar sehat". bayangkan aku makan sambil ngomong sementara air mata menetes. ahahahaha...drama queen banget ya? sekarang selera makanku sudah hampir pulih. porsi? semoga tak sama dengan porsi sebelum sakit :p aku rasa aku cukup saja dengan size yg segini (berasa mulai ringan :p). ayooo makan.

oops ini kan Ramadhan!

udah dulu ah, muali terasa agak gitu tuhhhh... suamiku datang ngomel :D nyiapin herba dan bilang
"istirahat, bun..."
"iya yah... ini juga baru" (ilang alasan)
"udah dulu... emang udah bisa ngetk?"
ehehe... nyengir kuda.

"ayah berangkat lagi ya"
kutatap matanya sambil sun tangan, "love you"
dia tersenyum. manissss sekali :*

Saturday, July 12, 2014

Self Healing

hari ke-5
sakit. kali ini aku mendapat jatah Herpes Zoster. Penyakit yang virusnya berdiam di akar syaraf. Rasanya...jika serangan virus itu menjadi, seperti ada yang mengiris jalur syaraf.

nangis? sudah. bicara sendiri juga sudah. dalam rangka apa bicara sendiri? hehe...berusaha menyemangati diri. maklum, penyakit ini bertahan cukup lama menurut 2 dokter cantik sahabatku dan artikel yang kubaca.

waktu yang diperkirakan antara 7 hari sampai 1 bulan. kesembuhan pasien tergantung dari imunitas dan motivasi kesembuhannya. rasa bahagia juga, satu faktor penting untuk sembuh. aku rasa konsepnya sama dengan self healing di semua penyakit ya.

so, banyak-banyak istighfar dan positive thinking aja. bismillah, kalau mudah bukan jihad namanya ;)


intinya karena ini virus maka akan sembuh sendiri, tapi kalau ketahanan tubuh rendah maka tidak bisa cepat.

seperti di kasus sakit lainnya, aku tetap pakai herba HPAI. aku memilih yang sudah pasti kehalalan dan tanpa efek samping. bukan promo, tapi kesan penggunaan herba memang tak secespleng obat medis.

tapi, aku yakin ketika kuputuskan pakai herba untuk menjaga halalnya bahan yang masuk ke tubuhku maka Allah akan mengganjar dengan jihad ;) dan tentu saja lebih kuat insyaAllah.

suamiku sayang, dia sangat sangat sabar merawat. memangidealnya aku dirawat di rumah sakit agar benar2 terisolasi, tapi aku pasti stress di sana :p lagi pula rumkit itu final destination lah... hehehehe

Teh Nita satu dari dokter cantik sahabatku memberi salep herbal. dia juga mengingatkan jika ingin pakai herbal, pakai yang berfungsi antibiotik dan analgesik. sip, aku sudah benar sejauh ini. Spirulina dan Mengkudu Organik. keduanya kapsul. plus kopi radix, extra  food, dan gamat untuk stamina dan mempercepat pemulihan luka-luka. banyak ya herbanya :D

wah...menulis juga self healing ya. alhamdulillah... suamiku kasihijin untuk pakai laptop lagi. yippie... kubilang, rasa bahagia itu akan mempercepat kesembuhan.

aku akan tetap semangat. seperti yang Rani (dokter cantik nan shalihah yang satunya lagi :p) bilang. dan tentu membaca banyak support dari kawan-kawan. mendengar telepon dari masterku, membaca ajakan untuk berbuat pada pendidikan berbasis komunitas... mashaAllah, ini triger yang luar biasa.

soal GAZA yang sempat meremukan hatiku... "GAZA, saudaraku di Palestina... gerbang syahid terbuka lebar bagimu." kuubah rasa sedih dan marah ini menjadi motivasi luar biasa. aku akan bisa syahid seperti mereka walau tak di GAZA ;)
kalian juga, kan saudaraku?

donasi ya, doa ya, semangat ya, istiqomah ya, bahagia ya... karena ini  adalah Ramadhan (dan Allah sedang gugurkan dosaku).

#sayyidulIstighfar

Tuesday, June 3, 2014

Dunia yang Lebih Baik

Menjadikan bumi sebagai tempat yang lebih baik. Kalimat ini merupakan kumpulan kata-kata yang menggerakan jiwa-jiwa manusia menuju satu titik "Pembebasan". Berdiri di sebuah lahan yang memanusiakan manusia, mengaktifkan misi untuk menghancurkan penjajahan, dan mengkampanyekan ide untuk menihilkan strata-strata penindasan.

Berbagai solusi dihadirkan dalam bentuk doktrin baru dan proposal-proposal masa depan. Semua sama, bergerak pada satu tujuan, Menjadikan Bumi sebagai Tempat yang lebih baik. Namun, perang tetap terjadi, korban masih berjatuhan, seirama misi perdamaian. Satu penyebabnya. Misi-misi yang sama ini tidak berangkat dari titik yang sama dan tidak bergerak di rel yang sama.

Membuktikan statemen saya ini mudah saja karena saya menyimpulkannya dari kesepakatan tak tertulis dan pembenaran akan adanya "Kimat dan Peperangan". Cerita yang dibuat dalam buku dan film semuanya membenarkan akan adanya hari akhir tersebut. Kisahnya berkisar dari ide untuk menjadikan kualitas kehidupan lebih baik sebelum sangkakala ditiup oleh malakait.

Saya jadi teringat hadits yang disampaikan Rasulullah dengan simbol tiga garis lurus; Berikut ini hadits selengkapnya:
"Rasulullah Shalallahu Alaihi Wa Salam membuat garis dengan tangannya lalu bersabda, 'Ini jalan Allah yang lurus.' Lalu beliau membuat garis-garis di kanan kirinya, kemudian bersabda, 'Ini adalah jalan-jalan yang sesat tak satu pun dari jalan-jalan ini kecuali di dalamnya ter-dapat setan yang menyeru kepadanya. Selanjutnya beliau mem-baca firman Allah Subhanahu Wa Ta'ala , 'Dan bahwa (yang Kami perintahkan ini) adalah jalanKu yang lurus maka ikutilah dia janganlah kamu mengikuti jalan-jalan (yang lain) karena jalan-jalan itu menceraiberaikan kamu dari jalanNya. Yang demikian itu diperintahkan oleh Allah kepadamu agar kamu bertakwa." (Al-An'am: 153) (Hadits shahih riwayat Ahmad dan Nasa'i)

Saya tak akan berpanjang kalam di sini karena satu hal yang menggeliat di hati adalah pertanyaan besar, "Apa yang bisa kulakukan untuk masa depan yang lebih baik itu? Apakah saya sudah di garis yang benar?" Hm...Berat banget ya tulisannya? Hehehehe... Ini memang pemikiran yang rumit. Memang sih kata orang pikiran saya ini njelimet. Alhamdulillah 'ala kullihal.
Menjadikan Masa Depan yang Lebih Baik
Satu hal yang saya syukuri. Saat ini saya sedang melangkah berama teman-teman dari Sekolah Alam. Saya mengatakan pada Allah, ini adalah langkah kecil saya untuk berangkat dari titk yang sama dengan para pejuang di dekade-dekade lampau yang memurnikan kalimat tauhid. Saya dan kawan-kawan di sini berusaha berjuang dari tujuan penciptaan manusia yaitu Khalifah fil Ardh. Dan dari titik itulah kurikulum dikembangkan di Sekolah Jingga ini. Dari titik itulah saya berusaha menjadi kerikil kecil dalam sebuah misi yang lebih besar dari Menciptakan Masa Depan yang Lebih Baik.

Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada malaikat: "Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di bumi". Mereka bertanya (tentang hikmat ketetapan Tuhan itu dengan berkata): "Adakah Engkau (Ya Tuhan kami) hendak menjadikan di bumi itu orang yang akan membuat bencana dan menumpahkan darah (berbunuh-bunuhan), padahal kami sentiasa bertasbih dengan memujiMu dan mensucikanMu?" Tuhan berfirman: "Sesungguhnya Aku mengetahui akan apa yang kamu tidak mengetahuinya" (Q.S. Al Baqarah : 30)

Semoga Allah mudahkan. Aamiin.

Tuesday, May 27, 2014

Kersen Sahabat Kami di Jingga

Posting dulu potonya ya, insyaallah kita lanjut menulisnya kalau sudah sempat :p *maksa nulis. Info lengkap tentang apa sih Kersen itu, silakan baca di link ini ya.

Buah Kersen dari dekat
Yang ini sudah manis
Panen sepanjang tahun
Pohonnya rindang dan cepat besar.
Yang jelas, kersen itu mengobati Hipertensi, Diabetes, Asam Urat, Kolesterol. Saya boleh ambil dari web juga :p Ohya, tempo hari menikmati kersen sampai lebih dari semakuk besar. Saat itu sariawan di bawah lidah dan di sudut-sudut bibir. MasyaAllah, setelah makan sariawan saya sembuh. Ternyata setelah saya baca di sini kandungan Vitamin Cnya yang tinggi melebihi Mangga yang bantu saya mengobati sakit. Hebat ya Allah :D Subhanallah. Buah kecil yang mudah tumbuh di mana saja dan tidak butuh perawatan khusus ini memiliki kandungan yang sangat kaya.

Simak deh info berikut ini yang juga saya kutip dari link di atas:
Nah, soal khasiat kersen atau talok, ahli tanaman obat Drs Suhardjono Apt MSi menuturkan berdasar hasil penelitian diketahui kandungan gizi buah kersen tak kalah dari buah lain. Dalam perbandingan, misalnya, kandungan vitamin C buah mangga 30 mg, sedangkan buah kersen 80,5 mg. Kandungan kalsium buah kersen 124,6 miligram, jauh lebih banyak dari buah mangga yang hanya 15 miligram.

Buah kersen mengandung zat-zat yang sangat penting bagi tubuh manusia. Kandungan buah kersen antara lain setiap 100 gram kersen mengandung air (77,8 gram), protein (0,384 gram), lemak (1,56 gram), karbohidrat (17,9 gram), serat (4,6 gram), abu (1,14 gram), kalsium (124,6 miligram), fosfor (84 miligram), besi (1,18 miligram), karoten (0,019 gram), tianin (0,065 gram), ribofalin (0,037gram), niacin (0,554 gram), dan vitamin C (80,5 miligram). Adapun nilai energi yang dihasilkan 380 KJ/100 gram.

Bagaimana dengan daunnya? Wow...luar biasa. Lihat ini:
Daun kersen juga mempunyai manfaat untuk kesehatan, antara lain sebagai antitumor, karena mengandung senyawa tanin, flavonoids, dan saponin. Rebusan daun kersen menjadi antiseptik dan antiflamasi atau antiradang.

Penggunaan daun kersen untuk menurunkan kadar gula penderita diabetes sudah dilakukan sejak lama. Beberapa ilmuwan yang meneliti daun kersen mengetahui, daun kersen mengandung senyawa kimia golongan saponin dan flavonoid. "Senyawa golongan flavonoid dapat bekerja sebagai antioksidan, sehingga bisa menyekresi hormon insulin yang diperlukan untuk metabolisme gula," ujar pria kelahiran Ambarawa itu.

Daun kersen juga berkhasiat melindungi fungsi otot jantung. Sebuah penelitian membuktikan kerja aktif kandungan daun kersen dalam melindungi fungsi otot jantung. Minum rebusan daun kersen baik untuk melindungi fungsi jantung dan kemungkinan kerusakan akibat racun yang masuk ke dalam tubuh. "Meski beberapa penelitian sudah menyebut demikian, hingga saat ini belum ada penelitian yang menyebutkan dosis dan aturan pakai daun kersen untuk melindungi selaput membran otot jantung. Namun tak ada salahnya kita melindungi otot jantung dengan minum secara teratur ramuan dan daun kersen sebelum sakit,'' katanya.

Hm... yang belum pernah lihat buah kersen, main ya ke sekolah alam jingga. Panennya speanjang tahun. Semoga bisa merasakan manfaat buah dan daun kersen. cmiw...

Thursday, May 8, 2014

Ngeblog Lagi - Yippieeeee

Bagian dari keisenganku :p
Hehe...sedikit terlihat canggung tapi sebenarnya hatiku berbunga-bunga. Ahay...semangat menulisku muncul lagi. Yang jelas semangat negblognya. Jika dihitung, blog yang aku buat sudah berjumlah kurang lebih... waduh... 10 (se-pu-luh). wakwawwwwww... Hahaha... yang aktf? Dua. Kenapa banyak-banyak bikin blog? Karena dulu senang utak-atik dan pasang widget lucu. Nulisnya mah sedikit. Juga kalau dipaksa sama kebutuhan, ya jadilah novelet dan buku kumpulan doa. Kemarin itu orderan nulis bikin buku tentang organisasi olahraga terbesar di Indonesia yang sampai sekarang bermasalah dengn pembayarannya. Et... jadi curcol ya.

Sebenarnya ngeblog itu seru. Bisa berkomunitas juga. Well, aku berharap banget bisa "istiqomah" ngeblog lagi. Merekam hal-hal yang bisa kujadikan pelajaran. Saking sudah lama ngga ngeblog, begitu nulis di blog "taste" nya artikel koran banget :p *jadi geli sendiri.

BTW, thanks to Neng Euis yang imut sudah berbagi pengalaman. Aku jadi terinfeksi dirimuh nih. Asik-asik... Apalagi hari ini di add Mak Sary Melati, setelah beliau mengirim inbox di facebook, tapi apa daya aku ngga bisa reply... maklum ini si facebook ngambek. Aku ngga boleh ngeadd, ngirim pesan ke stranger user. WHat??? Emangnye kite keganjenan ye buk (panggilan sayang buat facebook), kalo pun aye nge add orang yang ngga ada relative-nya sama aye, bukan berarti aye cari-cari perhatian...etdahhhh. Maklum ye, relasi itu susah dicari kalau cuman duduk doangan. !@#$%^&*()_++ (edisi ngomel).

Begitu dulu. Pokoknya I will add my blogging time to my daily schedule :p *Wish me luck!
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...